E-N-J-O-Y

...BLOG COBA-COBA DAN EKSPERIMEN...

''Resensi Novel Kambing Jantan''

Pengarang          : Raditya Dika
Penerbit               : Gagas Media
Halaman              : 252
Tgl. Penerbitan    : Desember 2008
ISBN                     : 979780285X


Wahh,,selesai juga baca nih novel . Soalnya tebel banget (252 halaman) , bikin mata merah plus pening berat. Udah satu jam lebih gue baca nih novel. Huwwah.. ngantuuukk banget..Ini nih resensinya (dengan muka ekspresi agak ancur dikit):

Dika mengalami kebimbangan, antara tetep tinggal di Jakarta bersama temen-temennya atau mengikuti saran kedua orang tuanya buat ngelanjutin sekolahnya di luar negeri. Radith, yang biasa dipanggil “Kambing” oleh teman-temannya, harus ninggalin temen-temen band-nya dan kekasihnya,“Kebo”, untuk berangkat ke Adelaide, Australia buat ngelanjutin studi di bidang finance, yang tidak sesuai dengan minatnya. Problem yang gak karuan mulai timbul selama Radith menempuh studinya di negara orang dan harus njalanin hubungan jarak jauh dengan “Kebo”. Mulai dari masalah membengkaknya pengeluaran, komunikasi dengan “Kebo” yang keganggu hingga kehidupan kuliah yang membuat Radith dan “Kebo” jadi kaya dua orang dari planet yang beda.

Baidewei, Dika sendiri mengalami masalah sendiri dalam kuliahnya. Ia kesulitan ngikutin semua pelajaran yang diterimanya (mungkin karena ini ya dinamain kambing). Ditambah lagi dengan kehadiran dosennya, Sally Dickson yang kayaknya lebih mirip dibilang tentara baru lulus audisi ketimbang dosen. Nah, pas hubungannya dengan Kebo juga ngalamin masalah, Radith bertemu dengan Ine, temannya semasa di SD yang cantiknya pas-pasan. Ine ternyata adalah pembaca setia blog Radith yang berjudul “Kambingjantan.com”. Ine membuka pikiran Dika, kalo ia bisa menjadi penulis komedi tenar dan terkenal. Sedang persahabatannya dengan Hariyanto, teman kuliahnya dari Kediri, menambah keyakinan dalam dirinya untuk memilih kehidupan yang dia pengenin.
 
 
Secara keseluruhaan novel yang ditulis oleh Radith ini cukup fresh dan komplit. Dengan menggunakan gaya tutur cerita ala blog, pesan dalam novel bisa tersampaikan dengan baik dan mengandung unsur cerita sedikit nyeleneh dan humor. Bahwa siapapun pasti mempunyai kelebihan dan potensi masing-masing untuk dikembangkan. Meski harus melewati berbagai hambatan namun akhirnya akan bisa membuahkan hasil yang memuaskan (hehe..kata2nya berkelas banget). Satu lagi, yang baca buku ini dimohon untuk berhati-hati, soalnya buat kita semua ngakak ampe dikirain orang gila seberang rumah. Nah, tuh tadi resensi ama kesimpulannya. Okay, hopefully useful for us..!!

0 comment(s):

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Search

Memuat...

Translator

English French German Spain

Italian Dutch Russian Brazil

Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Adzkiya Brama Nafarofi, Ponorogo, Indonesia

ChatBox

Followers

Visitors

free counters